Jumat, 11 Oktober 2019

Bolodewo Gugur





Gugurnya Baladewa | Bolodewo Mukso | syediiiihhh haruu piluuu ketemu sukmane kresna



Dalam Serat Darmasarana atau Serat Pustakaraja Purwa ditampilkan sekitar 435 tokoh yang dikemukakan secara rinci. namun dari 435 tokoh tersebut, 3 tokoh di antaranya, yakni Baladewa, Satyaki dan Taksaka Raja, ternyata dalam naratif menunjukkan perbedaan yang sangat besar apabila dibandingkan dengan penampilan mereka dalam Mahabharata khususnya Adiparwa, Mosalaparwa dan Prasthanikaparwa.



Dalam Serat Darmasarana digambarkan bahwa pada waktu itu Bagawan Baladewa sudah sangat renta, tetapi masih memiliki berbagai macam kesaktian. Di samping itu, Baladewa menunjukkan sosok yang sangat bertanggungjawab serta rela berkorban demi kepentingan negara (Ngastina). Hal itu ditunjukkan sewaktu kerajaan Ngastina diserbu Niradhakawaca dari Ima-imantaka. Baladewa turut serta menahan serangan musuh. Dengan senjata sakti Nanggala, segala kesaktian Niradhakawaca dapat dipunahkan. Niradhakawaca kemudian dengan licik memperdaya Baladewa dengan menyamar sebagai Arya Dyastara untuk meminjam Nanggala dengan dalih untuk mengusir musuh. Karena belas kasihnya kepada Arya Dyastara (cucunya), senjata Nanggala miliknya diberikan. Setelah Baladewa menyadari kelengahannya bahwa dirinya diperdaya musuhnya, ia berupaya merebutnya kembali. Niradhakawaca kemudian mencipta angin ribut bercampur kabut. baladewa yang sudah berusia lanjut itu tidak tahan, tubuhnya menggigil kedinginan dan akhirnya gugur dan moksa. Peristiwa ini menimbulkan huru-hara, guruh bergemuruh, halilintar meledak menyambar-nyambar. dari langit para dewa menghujaninya dengan bunga harum menyebar wangi. Peristiwa gugurnya Baladewa serta sambutan dan penghormatan para dewa yang luar biasa di atas sekaligus menunjukkan pula ketinggian kedudukan serta keutamaan Baladewa.



Gugurnya Baladewa dalam Serat Darmasarana tersebut sangat berbeda apabila dibandingkan dengan kembalinya Baladewa di dalam Mosalaparwa (bagian ke 16 Mahabharata). Diceritakan di dalamnya bahwa setelah keluarga Yadawa musnah karena saling bunuh. Baladewa dan Kresna mempersiapkan diri kembali ke surga. Namun sebelumnya Kresna menghadap ayahandanya untuk memohon diri.



Sesampainya kembali ke tempat Baladewa, Kresna masih dapat menyaksikan Baladewa duduk bersandar di tempat semula serta terserap dalam yoga yang dalam. Kemudian , dari dalam rongga mulutnya keluar seekor ular yang luar biasa. Kulitnya putih cemerlang, kepalanya beribu-ribu dan bertubuh sebesar gunung. mata naga yang dahsyat tersebut merah menyala-nyala. Sewaktu bergerak menuju lautan, dewa laut, para naga, dan dewa-dewa sungai menyambutnya. Mereka yang menyambut roh suci Baladewa di antaranya adalah Kartotaka, Wasuki, Takshaka, Prithuswara, Waruna, Kunjara, Misri, Sankha, Kumuda, Pundarika, roh suci drestarata, Hrada, Kratha, Sitikantha, Chakramanda, Athisanda, naga-naga utama bergelar Durmukha dan Amwarisha. mereka mempersembahkan Arghya, air pensuci kaki dan upacara-upacara lain serta memuja naga dahsyat tersebut.



Peristiwa mangkatnya Baladewa yang menakjubkan di dalam Mosalaparwa sekaligus menunjukkan ketinggian kedudukan serta keutamaan Baladewa sebagai penjelmaan roh suci naga yang luar biasa. Peristiwa gugurnya Baladewa dalam Serat Darmasarana tidaklah sedahsyat serta seagung pelukisan kembalinya roh suci Baladewa seperti yang dipaparkan dalam Mosalaparwa. namun di dalam Mosalaparwa tidak ditemukan bukti-bukti yang cukup kuat untuk mengatakan keterlibatan Baladewa dalam Pemerintahan Parikesit. Apabila dalam Mosalaparwa dikemukakan bahwa Baladewa lebih dahulu moksa dibandingkan Kresna dan para Pandawa, dalam Serat Darmasarana sebaliknya, Baladewa mangkat (moksa) jauh lebih kemudian dibandingkan dengan Kresna maupun para Pandawa.



Sumber: Genealogi dalam Rangka Penciptaan Serat Darmasarana karya R. Ng. Ranggawarsita, oleh: Anung Tedjowirawan (Staf Pengajar Jurusan Sastra Nusantara, Fakultas Ilmu Budaya, UGM



MEMBERIKAN HIBURAN KETIKA ANDA SUSAH TERPEJAM MATA

GUYA GUYU DEWE SAMBIL MESAM MESEM NDELOK POLAH PUNOKAWAN MAUPUN LIMBUKAN



SEMANGAT SELALU UNTUK DALANG KI SENO

DUKUNGAN SUBSCRIBE KE CHANNEL KAMI UNTUK LEBIH BISA BERKARYA BAGONG LUCU : https://www.youtube.com/channel/UCmNTj8BUEInFuKyP3SVxylQ?sub_confirmation=1

JOECGP : https://www.youtube.com/channel/UCzUkF2dvBtZMDmPiNwr5b5A?sub_confirmation=1



Bagong Lucu Youtube Channel

#BolodewoGugur #BaladewaGugur #Parikesit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar